Tempat Perlindungan

 Yesaya 25:4

"Sebab Engkau menjadi tempat pengungsian bagi orang lemah, tempat pengungsian bagi orang miskin dalam kesesakannya, perlindungan terhadap angin ribut, naungan terhadap panas terik, sebab amarah orang-orang yang gagah sombong itu seperti angin ribut di musim dingin,"

 

(gunung batu menurut pemahaman Alkitab adalah tempat perlindungan dari berbagai ancaman bahaya. seperti Daud yang berlindung di gua-gua gunung batu ketika lari dan mengungsi dari musuhnya)


"Sekalipun perkataan ini hendak menunjukkan pembebasan orang-orang Yahudi dari penawanan, namun perkataan ini juga dapat bermaksud melihat peristiwa yang lebih jauh, kepada pujian yang seharusnya dipersembahkan kepada Allah oleh sebab kemenangan Kristus atas musuh-musuh rohani kita, dan penghiburan-penghiburan yang telah Ia sediakan bagi semua orang yang percaya. Sebagaimana Allah melemahkan orang-orang gagah yang sombong dan selama ini terlindungi, demikian pula Ia menguatkan orang-orang lemah yang rendah hati, yang tetap tinggal di dalam Dia. Allah melindungi umat-Nya dalam segala cuaca. Tuhan melindungi mereka yang percaya kepada-Nya dari kesemena-menaan para penindas. Keangkuhan mereka hanyalah kebisingan orang-orang asing; itu seperti panas matahari yang menyengat di tengah hari; tetapi di manakah itu ketika matahari terbenam? Tuhan selalu dan akan selalu menjadi Tempat Perlindungan bagi orang-orang percaya yang tertekan. Setelah menyediakan tempat perlindungan bagi mereka, Ia mengajar  mereka untuk melarikan diri ke sana." (Matthew Henry)

 

Di Gunung Sion, tempat Tuhan tersalib, kita menemukan perlindungan teraman.

 

Doa

Bapa Surgawi, aku bersyukur kepada-Mu, sebab di dalam-Mu, di dalam pengurbanan Tuhan Yesus, aku mendapatkan perlindungan yang teduh. Bapa, ajar aku tetap tinggal di bawah naungan-Mu, bersekutu dengan-Mu, dan menjadi saksi-Mu di tengah masyarakat di sekitarku.


Panduan Saat Teduh Pribadi:

Pujian: Kidung Jemaat 14: 1-2

Bacaan: 2 Korintus 12: 7-10

Pujian malam: Kidung Jemaat 395:2

Bacaan malam: 2 Timotius 4:7-8


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Harian Sabtu, 06 Januari 2024

Gembira karena Injil _ Yesaya 52:7