Mazmur 113:3 Pujian Bagi Tuhan
Senin, 08 Januari 2024
Mazmur 113:3
Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN.
Dalam ruang-waktu yang luas di alam semesta ini, nama Tuhan haruslah dipuji. Ini haruslah demikian, sekalipun saat ini belum demikian. Tetapi itu tidak akan lama lagi, ketika semua bangsa akan datang dan menyembah Dia. (Matthew Henry)
Mengapa kita harus memuji Tuhan? Sebab Dia yang Mahatinggi namun merendahkan diri untuk memberi perhatian di dunia bawah; sebab Putra Tunggal-Nya turun dalam dunia dan mengenakan natur manusia demi menebus kita yang berdosa; sebab Ia juga mengambil manusia, yang pada dasarnya pengemis dan bahkan pengkhianat, menjadi kesukaan-Nya, anak-anak-Nya, raja dan imam-imam-Nya dan menghitung mereka sebagai bagian dari putra-putri umat pilihan-Nya. Sipakah seperti Tuhan?
Tuhan layak dan patut dipuji. Marilah kita berdoa agar tanah-tanah yang masih tandus dapat segera berbuah, dan menghasilkan banyak orang yang bertobat untuk ikut memuji Tuhan.
Doa
Ya Bapa, terima kasih karena Engkau mengingatkanku akan kebesaran-Mu, sehingga aku dapat terus memuji-Mu. Tuhan, Engkau layak menerima pujian kami. Biarlah segala yang bernafas memuji-Mu, ya Tuhan.
Pujian: Kidung Jemaat 372: 1-2
Bacaan: Matius 11: 25-30
Pujian malam: Kidung Jemaat 363: 1-2
Bacaan malam: Roma 8: 9-10
Ya Bapa, terima kasih karena Engkau mengingatkanku akan kebesaran-Mu, sehingga aku dapat terus memuji-Mu. Tuhan, Engkau layak menerima pujian kami. Biarlah segala yang bernafas memuji-Mu, ya Tuhan.
Pujian: Kidung Jemaat 372: 1-2
Bacaan: Matius 11: 25-30
Pujian malam: Kidung Jemaat 363: 1-2
Bacaan malam: Roma 8: 9-10
Komentar
Posting Komentar